Ilustrasi (Foto:Istimewa)
Ilustrasi (Foto:Istimewa)

Daftar warga terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Madiun bertambah. 

Pertambahan itu diungkapkan langsung oleh Wali Kota Madiun H Maidi pada konferensi pers, Selasa (12/05/2020) malam di Balaikota Madiun. 

Pasien kedua ini laki-laki berusia 26 tahun warga Kelurahan Nambangan Lor, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun. 

Baca Juga : Warga Desa Giripurno Positif Covid-19, Jejaknya Pernah ke Pasar Karangploso dan Malang

Meski telah dinyatakan positif, pasien tersebut berstatus orang tanpa gejala (OTG).

Pasien OTG tersebut merupakan pasien yang habis bepergian dari luar kota.

Namun, belum diketahui pasti dari kota mana ia singgah hingga akhirnya dinyatakan positif.

"Sudah kita isolasi selama 21 hari, setelah kita lakukan isolasi tersebut dari hasil swab kedua dinyatakan positif," ujar Maidi dalam konferensi pers tersebut.

Kini, pasien tersebut masih menjalani isolasi yang akan terus dipantau perkembangan kesehatannya hingga benar-benar membaik. 

 

 

Sebelumnya, warga terkonfirmasi positif Covid-19 pertama merupakan PDP, warga Jalan Indragiri, Kelurahan Pandean, Kecamatan Taman.

Baca Juga : Balita Masuk PDP Jalani Rawat Jalan

Laki-laki berusia 51 tahun itu sehari-hari bekerja sebagai pedagang di area Pondok Pesantren Al Fatah Temboro, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan.

Atas pertambahan kasus Covid-19 itu, Maidi terus mengimbau masyarakat untuk tetap berada di rumah, menggunakan masker berlapis yang dapat dicuci kembali, serta menjaga jarak.

"Saya mengimbau kepada masyarakat yang ada di Madiun, apa yang sudah saya sampaikan perintah, instruksi dari pemerintah hendaknya semua di ikuti dan ditaati," tambah Maidi.

Orang nomor satu di Kota Madiun tersebut juga berharap agar dua angka positif tersebut segera surut serta tidak semakin menyebar luas.

Update peta persebaran pasien Covid-19 di Kota Madiun, terdapat 1.101 orang dalam resiko (ODR), 91 orang tanpa gejala (OTG), 62 orang dalam pemantauan (ODP), dan 14 pasien dalam pengawasan (PDP).