Surat yang ditujukan ke 11 DPP Partai Politik oleh 11 pengurus partai di Jember
Surat yang ditujukan ke 11 DPP Partai Politik oleh 11 pengurus partai di Jember

Beredar surat yang menyatakan 11 partai politik di Jember berkirim surat ke masing-masing DPP, dengan memohon untuk menyepakati rekomendasi ke satu calon, sehingga pilkada di Kabupaten Jember bisa menjadi head to head (satu lawan satu) terus memenuhi group medsos pilkada di Jember.

Hal ini menyusul elektabilitas calon petahana Bupati Jember dr. H. Faida yang berpasangan dengan Dwi Arya Nugraha Oktavianto atau biasa disebut mas Vian terus meningkat dari beberapa lembaga survey. Sehinga 11 partai politik di Kabupaten Jember menilai perlu mengambil sikap dan membuat pernyataan dan ikrar bersama untuk bersatu melawan calon petahana.

Baca Juga : Penuhi Syarat Awal 115.108 Dukungan, Malang Jejeg Optimis Lolos Penetapan Calon

 

Surat ikrar dan menantang head to head antara 11 partai politik melawan 1 calon dari independen yang juga petahana ini pun mendapat berbagai tanggapan dari beberapa pihak, salah satunya dari Lukman Hakim Ketua Ormas Republik Jember.

Menurut pria yang juga pemerhati sosial dan lingkungan ini, kalau memang benar surat itu dibuat oleh 11 partai di Jember, hal ini menunjukkan adanya rasa ketakutan yang berlebihan dari 11 partai politik, bahkan bisa jadi akan menjadi blunder politik.

“Surat ikrar 11 partai yang menginginkan adanya head to head dalam Pilkada Jember 2020, jika itu memang benar, hal ini menunjukkan adanya ketakutan yang berlebihan akan elektabilitas petahana, dan bisa menjadi blunder politik, karena membuktikan bahwa memang petahana posisinya masih kuat, sehingga harus berikrar menciptakan suatu poros kekuatan dan menganggap Faida musuh bersama yang harus dilawan bersama-sama,” ujar Lukman Hakim.

Namun Lukman (panggilan akrab Lukman Hakim,red), meyakini jika keinginan 11 partai di Jember tersebut akan sulit terwujud, hal ini mengingat partai politik akan menghitung ulang terkait dengan persiapan pilkada 2024 nantinya.

“Saya kita rekom partai ke satu calon tidak akan terlaksana untuk memunculkan satu kandidat, karena partai politik akan menghitung ulang untuk pilkada atau pemilu berikutnya, dan komitmen serta konsistensi partai politik adalah sebuah pertaruhan untuk 2024, bukan hanya untuk kepentingan sesaat 2020 saja,” beber Lukman.

Bahkan pria yang pernah menjadi aktivis NOEB (No Eks Birokrat) ini memprediksi akan muncul 2 sampai 3 kandidat dari partai politik yang akan melawan petahana. “Perkiraan saya akan muncul 2-3 kandidat dari partai politik yang akan melawan petahana, sehingga nanti akan ada calon antara 3-4, selain itu sulit memenuhi keinginan elit partai antara pusat dan daerah,” ujar Lukman.

Seperti diketahui, lini masa media sosial Facebook di group Pilkada Jember, belakangan ramai postingan surat 11 partai di Jember yang berkirim ke masing-masing DPP, yakni Ketua Umum DPP PKB, DPP Nasdem, DPP Gerindra, DPP PDI P, DPP PKS, DPP PAN, DPP PPP, DPP Golkar, DPP Perindo, DPP Demokrat dan DPP Berkarya.

Berikut isi surat 11 Partai Politik di Jember yang dikirimkan ke masing-masing DPP, yang ditandatangani oleh masing-masing perwakilan dari 11 partai politik di Jember.

Assalamualaikum wr. Wb.

Salam SeJahtera

Menyikapi perkembangan dan situasi politik di Kabupaten Jember saat ini, maka kami dari seluruh pimpinan Partai Politik di Kabupaten Jember menyampaikan beberapa hal sebagai berikut :

  1. Pasca Paripurna DPRD Kabupaten Jember dengan agenda Hak Menyatakan Pendapat, kami memohon kepada DPP Partai Politik untuk “Mengawal” proses hukum ke Mahkamah Agung RI, karena keputusan menggunakan Hak Menyatakan Pendapat ini mendapat didukung dan disetujui oleh seluruh fraksi yang ada di DPRD Kabupaten Jember yang merupakan respresentasi dari seluruh partai politik yang ada di Kabupaten Jember dan ini menyangkut marwah serta kehormatan DPRD Kabupaten Jember.
  2. Dengan lolosnya Incumbent Ipetahana) sebagai Calon Independen pada Pemilukada Tahun 2020 di Kabupaten Jember Provinsi Jawa Timur, maka kami memohon kepada seluruh DPP Partai Politik yang memiliki kursi di DPRD Kabupaten Jember melakukan koordinasi dengan seluruh DPP Partai Politik sebagai bentuk ikhtiar mengusung satu pasangan calon yang “kuat” untuk menjadi penantang petahana agar bisa terjadi “head to head”

Demikian surat ini kami sampaikan atas perhatiannya dan kesediaan para ketua Umum/Presiden DPP Partai Politik, kami haturkan terima kasih.

Jember, 29 Juli 2020 (*)