Peta sebaran kasus covid-19 di Kabupaten Malang (Foto : Istimewa)
Peta sebaran kasus covid-19 di Kabupaten Malang (Foto : Istimewa)

Setelah sekian lama mengalami peningkatan jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 yang cukup signifikan, Kabupaten Malang kini mencatatkan naiknya angka kesembuhan.

Berdasarkan data terbaru yang dihimpun Dinkes (Dinas Kesehatan) Kabupaten Malang, sampai (Jumat 31/7/2020) kemarin jumlah pasien positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh mencapai 321 orang.

Baca Juga : Dua Pasien Positif Covid-19 di Kota Madiun Kembali Dinyatakan Sembuh

”Jika dibandingkan data sehari sebelumnya, jumlah pasien yang sembuh bertambah 21 orang,” ucap Humas Satgas Covid-19 Kabupaten Malang, Aniswaty Aziz.

Bertambahnya 21 pasien dari yang sebelumnya hanya berjumlah 300 pasien yang dinyatakan sembuh di hari Kamis (30/7/2020) itu, masih didominasi dari kluster Malang Utara. Yakni dari Kecamatan Singosari dengan penambahan jumlah pasien sembuh mencapai 15 orang.

Menyusul, Kecamatan Dampit dengan penambahan 3 pasien sembuh. Kemudian untuk 3 pasien sisanya berasal dari Kecamatan Pagak, Ngantang, dan Ampelgading yang masing-masing bertambah 1 orang pasien.

”Untuk hari kemarin (Jumat 31/7/2020) jumlah penambahan pasien sembuh lebih banyak dibandingkan dengan penambahan pasien yang terpapar Covid-19,” ungkap Aniswaty.

Masih dari data Dinkes Kabupaten Malang, di hari yang sama (Jumat 31/7/2020), jumlah pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah 10 pasien menjadi 501 orang.

Sedangkan sampai dengan berita ini ditulis, jumlah pasien yang meninggal dunia akibat terpapar corona ada 43 jiwa. ”Jika melihat data, persentase kesembuhan Covid-19 di Kabupaten Malang saat ini mencapai 64 persen,” ungkap Aniswaty.

Baca Juga : Empat Tahanan Kejari Jombang Positif Covid-19

Persentase kesembuhan yang mencapai 64 persen tersebut, memenuhi dari target yang ditetapkan oleh Bupati Malang HM Sanusi. Dalam pernyataannya pada awal pekan lalu, Sanusi berharap jumlah persentase pasien sembuh Covid-19 bisa mencapai 60 persen, dari yang sebelumnya berkutat di angka 50-an persen.

Sebagai informasi, dengan meningkatnya jumlah pasien yang dinyatakan sembuh tersebut, membuat jumlah pasien yang masih menjalani perawatan hanya tersisa 137 orang.

”Dari jumlah tersebut (137, red), 65 pasien dirawat di rumah sakit, 67 orang menjalani isolasi mandiri, dan 5 pasien di antaranya dirawat di gedung observasi,” pungkasnya.