Lahtifah Shohib (kaca mata hitam) anggota komisi X DPR RI saat menanggapi perihal namanya yang dikabarkan bakal turut bertarung di Pilkada Kabupaten Malang
Lahtifah Shohib (kaca mata hitam) anggota komisi X DPR RI saat menanggapi perihal namanya yang dikabarkan bakal turut bertarung di Pilkada Kabupaten Malang

Beberapa pekan belakangan ini, nama Lathifah Shohib kian santer dikabarkan bakal berhadapan dengan mantan kader PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) HM Sanusi, guna bertarung memperebutkan singgasana kursi jabatan Bupati Malang.

Bahkan dari beberapa kabar yang dihimpun media online ini, salah satu anggota komisi X DPR RI dari fraksi PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) tersebut bakal diduetkan dengan mantan Sekda (Sekretaris Daerah) Kabupaten Malang, Didik Budi Muljono.

Baca Juga : Paranoid Elektabilitas Petahana, Partai di Jember Surati DPP Ajukan 1 Calon?

”Iya, orang-orang itu kan saking cintanya ke saya, jadi nama saya disebut-sebut (sebagai bakal calon Bupati Malang, red),” ucap kerabat Abdurrahman Wahid atau Gus Dur ini saat dikonfirmasi perihal namanya yang dikabarkan bakal turut meramaikan Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) Kabupaten Malang pada akhir tahun 2020 mendatang.

Ketika ditemui awak media saat menghadiri salah satu agenda di Pantai Balekambang, Sabtu (1/7/2020), Lhatifah mengaku siap jika memang dirinyalah yang bakal dijadikan sebagai gaco, untuk merebut tahta dari sang petahana yang juga bakal meramaikan Pilkada tahun ini. ”Saya ini kan petugas partai, jadi kalau partai itu membutuhkan dan saya ditugaskan ya Bismillah (siap, red),” ungkap Lathifah.

Apakah sejauh ini sudah ada komunikasi dengan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB?, Lathifah mengaku jika sampai dengan saat ini dirinya belum pernah berkomunikasi dengan DPP PKB perihal Pilkada Kabupaten Malang.

”Saya secara pribadi belum pernah ada komunikasi (dengan DPP PKB, red), karena Lock Down ini membuat saya sejak Maret WFH (Work From Home). Jadi belum bisa komunikasi dengan DPP (PKB, red),” ucap Lathifah.

Meski belum berkomunikasi secara langsung, namun alumnus IKIP Negeri Malang yang sekarang berganti nama menjadi UM (Universitas Negeri Malang) ini, mengaku sudah mendengar beberapa slentingan nama-nama yang bakal dipersiapkan untuk Pilkada di Kabupaten Malang.

Baca Juga : Verifikasi Perbaikan Bakal Calon Independen, KPU Kota Blitar Terima 24.000 Data Dukungan

”PKB sampai saat ini masih menimbang beberapa nama yang sudah masuk, beberapa nama itu juga termasuk dari anggota DPR RI. Kemudian ada dari tokoh lokal (Malang, red) yang mungkin semuanya sudah dengar, itu juga salah satu yang dipertimbangkan,” kata Lathifah.

Selain dirinya, lanjut Lathifah, nama yang saat ini tercatat masih menjadi anggota DPR RI tersebut adalah Ali Ahmad, atau yang akrab disapa Gus Ali. Sedangkan salah satu tokoh yang berasal dari lokal malang yang santer didengungkan namanya tersebut, adalah dr Umar Usman.

”Keduanya termasuk yang dipertimbangkan jadi (bakal calon Bupati Malang, red) tergantung siapa dari anggota DPR RI itu yang kemudian bakal ditunjuk,” ujar Lathifah.