Wisata pemancingan Dohoraya ramai diserbu pengunjung
Wisata pemancingan Dohoraya ramai diserbu pengunjung

Di tengah masih mewabahnya Virus Corona sejumlah pemuda di Desa Doho Kecamatan Dolopo Kabupaten Madiun menjadikan embung pengairan sebagai wisata pemancingan. Embung pengairan itu disulap menjadi lokasi wisata pemancingan. Meski begitu panitia tetap mematuhi protokol kesehatan dengan cara tetap memakai masker dan cek suhu tubuh saat masuk ke lokasi pemancingan.

Hal ini dilakukan untuk menggerakkan ekonomi warga setempat yang sebelumnya ikut terpukul akibat mewabahnya covid 19. Dengan memanfaatkan media yang ada embung yang sebelumnya angker dan sunyi ini disulap menjadi kolam pemancingan. Wisata pemancingan ini mampu menjadi magnet bagi para pemancing ikan tawar. 

Baca Juga : Kambilan Parakan, Wisata Foto Instagramable Lagi Viral di Blitar

Terbukti dalam sepekan roda perputaran ikan di kolam pancing ini menghabiskan 1,5 ton ikan tawar. Tak hanya itu, kegiatan pariwisata baru itu juga memberikan efek domino bagi masyarakat perekonomian warga sekitar yang berjualan jajan, kerajinan hingga warung.

Warga masyarakat ikut mendapatkan rezeki dengan dibukanya wisata pemancingan yang unik ini. Beragam lomba pancing pun kini mulai dibuka. Pengunjung pancing mania pun tak hanya dari Madiunraya saja. Berdasar pengamatan pengunjung juga datang dari beragam kota seperti Yogyakarta, Solo, Nganjuk, Trenggalek dan kota-kota lainnya.

Di sini para peserta pancing mania tak perlu khawatir dengan penjualan ikan hasil memancing, karena ikan hasil pancingan bisa dibeli langsung dengan harga sesuai pasar.

Sejumlah pengunjung mengaku asyik mancing di pemancingan Dohoraya ini. Selain hadiahnya yang cukup menantang, lokasinya pun cukup menarik dan luas. Satu hal lagi bagi pemancing mania uniknya meski kalah alias tidak mendapatkan ikan sama sekali pemancing tetap bisa diberikan hadiah baik berupa ikan ataupun transport dari panitia.

Baca Juga : Disbudar Kabupaten Banyuwangi Terbitkan KTPP bagi Pelaku Pariwisata

Dibukannya kolam pancing ini memang bertujuan menggerakan ekonomi kerakyatan. Rencananya pemuda desa dengan pemerintah desa akan mengaktifkan semua kolam di desa ini untuk dijadikan lokasi wisata.

Sementara Kepala Desa Doho Slamet Daroini mengaku dibukanya kolam pancing bertujuan untuk menggerakan perekomian warganya. Dia juga menyatakan bersama dengan pemuda desa akan mengaktifkan semua kolam di desa ini untuk dijadikan lokasi wisata. "Dengan dibukanya wisata pemancingan ini masyarakat dapat merasakan manfaatnya. Dapat meningkatkan ekonomi warga. Warga dapat membuka usaha berjualan atau apapun yang dibutuhkan oleh para pemancing dan  pengunjung," pungkasnya.