Suasana wedding show dari Shanaya Resort Malang (Hendra Saputra)
Suasana wedding show dari Shanaya Resort Malang (Hendra Saputra)


Selama pandemi covid-19, sebelum new normal, masyarakat tidak bisa menggelar prosesi pernikahan dengan mengundang banyak orang. Itu karena pemerintah melarang karena tidak ingin kerumunan orang  menambah kasus baru dalam penyebaran virus covid.

Namun di masa new normal ini, sudah mulai ada masyarakat yang bisa menggelar prosesi pernikahan atas persetujuan gugus tugas covid-19. Penerapan protokol kesehatan menjadi syarat utama bisa digelarnya prosesi pernikahan itu.

Seriring itu, masyarakat yang ingin menggelar prosesi pernikahan, mulai dari akad hingga resepsi, punya pilihan tempat yang menarik. Tempat tersebut adalah Shanaya Resort Malang yang terletak di Jalan Raya Ngijo, Karangploso, Kabupaten Malang.

Baca Juga : Grab Fast! Town House Dekat Tol 800 Juta Tinggal 4 Unit 

 

Shanaya Resort menawarkan sebuah konsep pernikahan dengan nama Shanaya Wiwaha. Dengan konsep ini, calon klien nantinya merasakan menggelar pernikahan seperti di rumah sendiri karena kenyamanan adat Jawa.

Sales Executive Shanaya Resort Malang Suprapto mengatakan, di masa new normal ini pihaknya mencoba menawarkan paket menggelar pernikahan dengan tetap menjaga protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah.

"Wedding show ini memang sudah cukup lama di Kabupaten Malang tapi memang belum cukup dikenal. Kami punya venue outdoor dalam masa pandemi yang cukup diminati oleh calon pengantin yang sempat tertunda akibat adanya wabah selama beberapa bulan. Wedding show ini bertujuan untuk memberi tahu, kemudian konsepnya bisa diatur sedemikian rupa sehingga tidak menyalahi aturan dan tetap memperhatikan protokol kesehatan," ungkap Suprapto.

Jika dilihat dari tatanan awal, Shanaya Resort Malang sudah menerapkan protokol kesehatan dari gerbang awal masuk area. Yakni security yang sangat ramah menanyakan keperluan datang, kemudian melakukan pemeriksaan menggunakan thermogun, dan memberikan hand sanitizer sebelum masuk.

Suasana alam terlihat ketika media ini melintasi gerbang masuk Shanaya Resort. Tumbuhan bambu dan  lampu yang mengelilingi menambah suasana nyaman seperti di sebuah pedesaan yang akrab akan kenyamanan dan jauh dari suara bising kendaraan bermotor.

Ketika sudah memasuki area wedding berkonsep outdoor,  tatanan dekorasinha bisa dikatakan sangat memperhatikan protokol kesehatan. Sebab, seluruh petugas menggunakan face shield, masker, dan sarung tangan. Bahkan di setiap jengkal meja terdapat hand sanitizer yang bisa digunakan oleh pengunjung.

Konsep adat Jawa pada pesta pernikahan sangat terlihat dari tempat yang disediakan karena ada pendopo yang sangat erat dengan budaya Jawa. Ditambah keasrian hamparan sawah menambah kesejukan sejauh mata memandang.

"Konsep kami ethnic classic karena di sini ada pendopo, kemudian ukiran Jawa. Kami jadikan ini seperti rumah sendiri. Jadi, nyaman seperti di rumah. Dalam hal ini kita sebagai orang Jawa akan nyaman jika menggunakan konsep seperti ini," kata Suprapto.

Baca Juga : Hadir di Kota Batu, HR Regency Tawarkan Banyak Kenyamanan 

 

Meski begitu, masyarakat jangan terlalu khawatir karena Shanaya Resort Malang menawarkan harga yang jauh di bawah standar.

"Rate harga selama pandemi otomatis pasti turun dari regular biasanya. Sekarang sekitar 15 juta  rupiah per venue, penggunaan waktu 4-5 jam, room rate untuk paket 1,5 juta rupiah per malam," ungkap Suprapto.

Adanya wedding show ini juga sempat dilihat oleh para pejabat daerah Kecamatan Karangploso dan danramil. Juga ada Dinas Pariwisata Kabupaten Malang. Di sana mereka melihat kesiapan Shanaya Resort Malang dalam menggelar pernikahan menjelang mendapatkan izin beroperasi kembali.

"Harapan kami, Pemkab Malang dapat membantu support untuk perusahaan yang bergerak di pariwisata seperti kami. Kami juga berharap dapat kemudahan dalam hal izin agar bisa segera beroperasi dan berkarya kembali sehingga dapat memulihkan ekonomi pariwisata di Kabupaten Malang," ujar Suprapto