Bupati Malang HM. Sanusi saat ditemui awak media di sela-sela agendanya di wilayah Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang, Senin (10/8/2020). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTimes)
Bupati Malang HM. Sanusi saat ditemui awak media di sela-sela agendanya di wilayah Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang, Senin (10/8/2020). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTimes)

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang memiliki program gerakan dua juta masker untuk seluruh masyarakat Kabupaten Malang. Angka dua juta  masker itu juga merupakan turunan dari gerakan 26 juta masker masyarakat Jawa Timur (Jatim).

Melalui gerakan bermasker ini, Bupati Malang HM. Sanusi terus mengimbau dan menegaskan bahwa untuk seluruh ASN (aparatur sipil negara) diwajibkan menggunakan masker di mana pun berada, termasuk para camat di 33 kecamatan yang ada. 

Baca Juga : Emil Salim Memohon ke Jokowi Hentikan Ekspor Benih Lobster, Ini Kata Susi Pudjiastuti

"Ya pokoknya camat nanti malam kami rapatkan. Dengan dua juta masker, semua ASN utamanya eselon II dan III di mobilnya wajib ada masker. Ketika melihat orang tidak pakai masker, harus dikasih, harus berhenti, khusus Kabupaten Malang," ungkapnya dalam agenda kerja di Ngajum, Senin (10/8/2020). 

Hal ini secara umum juga merupakan imbauan kepada masyarakat luas di Kabupaten Malang untuk terus saling mengingatkan dan mengimbau agar selalu memakai masker di mana pun berada. 

Untuk penerapannya sendiri, Sanusi mengatakan mulai hari ini. Tetapi guna mempersiapkan lebih maksimal, Senin malam (10/8/2020) akan dilakukan rapat bersama para camat se-Kabupaten Malang.

"Sekda tak suruh bikin surat perintah kepada semua ASN untuk bila melihat orang tidak pakai masker, (harus) dikasih masker," ungkapnya. 

Di lokasi yang sama, Camat Ngajum Santi Purwaningtyas mengatakan akan terlebih dahulu menunggu hasil rapat malam ini. "Kami di sana diberi arahan, kami harus bagaimana," ujarnya. 

Santi juga mengungkapkan bahwa penindakan yang dilakukan muspika (musyawarah pimpinan kecamatan) -dalam hal ini jajaran Kecamatan Ngajum, Polsek Ngajum dan  Koramil Ngajum- untuk melakukan pencegahan penyebaran covid-19 dengan memaksimalkan operasi masker. 

Baca Juga : Pengisian Wakil Bupati Alot, Pengamat: Rawan Politik Transaksional!

"Kami rutin seminggu tiga kali antara camat, Bu Kapolsek dan Pak Danramil melaksanakan operasi masker di jalan-jalan protokol," ungkapnya. 

Nantinya di wilayah Kecamatan Ngajum akan ada pembagian masker sejumlah 100 buah yang itu dapat digunakan oleh masyarakat di wilayah tersebut. Santi mengatakan, realisasi 100 masker tersebut masih menunggu arahan dari Bupati Malang Sanusi.

Sementara itu, terkait perkembangan persebaran Covid-19 di Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang, Santi menyebutkan bahwa sebelumnya terdapat pasien terkonfirmasi positif berjumlah 4 orang yang semuanya telah sembuh. 

Sebagai informasi bahwa perkembangan pasien terkonfirmasi positif covid-19 di Kabupaten Malang update pada hari Minggu (9/8/2020) pukul 17.12 WIB, berjumlah 567 orang. Dari jumlah itu, 406 orang sembuh dan 43 orang meninggal dunia.