Menteri Desa PDTT Halim Iskandar, bersama Bupati Pamekasan Baddrut Tamam saat memasuki tempat acara di Desa Pegantenan
Menteri Desa PDTT Halim Iskandar, bersama Bupati Pamekasan Baddrut Tamam saat memasuki tempat acara di Desa Pegantenan

Bupati Pamekasan Baddrut Tamam menyambut kedatangan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDT )Republik Indonesia, Abdul Halim Iskandar, di lapangan Desa Pegantenan, Kecamatan Pegantenan, Pamekasan, Sabtu (1/8/2020).

Acara yang dikemas dengan silaturrahmi juga dihadiri oleh Wakil Bupati, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para Kepala Desa, Perwakilan DPRD Provinsi Jatim, sejumlah pejabat serta para Ulama di Kabupaten Pamekasan.

Baca Juga : 295 Keluarga Terima BLT-DD Rp 300.000 untuk 3 Bulan dari Bupati Mojokerto Pungkasiadi

 

Dalam sambutannya, Baddrut Tamam menyampaikan, beberapa program prioritas Pemkab Pamekasan yang sudah terealisasi  diantaranya adalah Reformasi Birokrasi berupa Mall Pelayanan Publik dan bidang kesehatan, dengan adanya program Pamekasan Call Care. Melalui program ini, pihaknya sudah memberikan bantuan mobil sehat untuk seluruh desa di pamekasan.

“Mobil sehat ini memiliki layanan telepon untuk berkonsultasi soal kesehatan” katanya saat memberikan sambutan.

Selain itu, di bidang ekonomi, saat ini Kabupaten Pamekasan sudah mulai bergerak dengan adanya desa tematik di tiap desa. Diantaranya, ada kampong sandal, desa pertanian, desa wisata, dan desa peternakan.

“Alhamdulillah sudah ada desa tematik yang menjadi salah satu ciri kemajuan desa” tambahnya.

Bahkan di bidang pendidikan saat ini Pemkab Pamekasan memberikan beasiswa santri terhadap para hafidz serta santri yang berprestasi. Hal ini menjadi inisiatif agar Pamekasan bisa bersaing dengan kabupaten lainnya.

Sedangkan program prioritas infrastruktur, dimana Pemkab Pamekasan selalu memfasilitasi pembangunan infrastruktur berupa jalan dan bantuan untuk wilayah yang kekeringan saat musim kemarau.

“Ini bentuk ikhtiar kita sesuai dengan jargon Pamekasan Hebat, dengan membangun desa makmur” terangnya.

Baca Juga : Rencana Pembentukan Provinsi Madura Kembali Dibahas, Ra Latif: yang Paling Utama Kualitas SDM

 

Sementara itu, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT) Republik Indonesia, Abdul Halim Iskandar, memuji kinerja Pemerintah Kabupaten Pamekasan dalam hal percepatan pembangunan.

“Percepatan pembangunan di Pamekasan naik satu tingkat yaitu dari peringkat 31 ke peringkat 30 dari total 38 Kabupaten-Kota se-Jatim,” ucapnya.

Halim menilai jika hal tersebut merupakan prestasi yang luar biasa berkat seluruh kerjasama masyarakat Pamekasan. Mulai dari para pejabat seperti Kepala Desa hingga ulama setempat. Peringkat ke-30 itu, kata Halim, merupakan peringkat terbaik di empat Kabupaten di Pulau Madura. (Adv)