Penyerahan secara simbolis oleh Ketua KPU Kabupaten Malang, Anis Suhartini ke perwakilan LO Tim Bapaslon SanDi di Kantor KPU Kabupaten Malang, Senin (14/9/2020). (Foto: Istimewa)
Penyerahan secara simbolis oleh Ketua KPU Kabupaten Malang, Anis Suhartini ke perwakilan LO Tim Bapaslon SanDi di Kantor KPU Kabupaten Malang, Senin (14/9/2020). (Foto: Istimewa)

Perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Malang 2020 telah memasuki proses penyerahan berkas persyaratan Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati Malang yang memenuhi syarat.

Salah satu yang telah memenuhi syarat yakni dari Bapaslon Sanusi-Didik Gatot Subroto (SanDi). Koordinator Divisi Sosialisasi, Pendidikan, Pemilih dan Sumber Daya Manusia KPU Kabupaten Malang, Marhaendra Pramudya Mahardika mengatakan bahwa untuk Bapaslon SanDi telah memenuhi syarat.

Baca Juga : Lawan Kotak Kosong, Pilbup Kediri Hanya Munculkan Satu Pasangan Calon

"(Bapaslon SanDi) Sudah memenuhi syarat," ujarnya ketika dikonfirmasi melalui saluran telepon, Senin (14/9/2020).

Dika, sapaan akrabnya, menuturkan bahwa meskipun berkas persyaratan Bapaslon SanDi ditentukan telah memenuhi syarat, tetapi terdapat beberapa berkas yang akan diserahkan menyusul.

"Ada beberapa yang memang dilampirkan nanti. Surat pengajuan cuti dapat dilakukan nanti," sebutnya.

Dengan lolosnya berkas persyaratan Bapaslon SanDi, Ketua Tim Kampanye Malang Makmur, Hari Sasongko mengatakan bahwa pihaknya bersyukur bahwa berkas Bapaslon SanDi dinyatakan memenuhi syarat.

"Alhamdulillah semua berjalan lancar dan tanpa kendala. Kami berharap dalam perjalanan ke depan langkah kami memenangkan Bapaslon SanDi diberi kelancaran oleh Allah," jelasnya.

Berkas Bapaslon SanDi pun diserahkan secara simbolis oleh Ketua KPU Kabupaten Malang, Anis Suhartini yang diterima oleh perwakilan LO (Liaison Officer) Bapaslon SanDi yakni Eko Kiswanto.

Sedangkan Bakal Calon Bupati (Bacabup) HM. Sanusi merespon baik dan dirinya bersyukur bahwa berkas yang diserahkan telah dinyatakan memenuhi syarat dan terpenuhi oleh KPU Kabupaten Malang.

Sanusi pun mengaku bahwa ia telah siap secara kekuatan politik maupun persiapan diri secara spiritual untuk berkontestasi di Pilkada Kabupaten Malang 2020. Di antaranya komunikasi yang intensif dengan para tokoh agama dan para kiai untuk menerima saran-saran.

Baca Juga : Gugatan Paslon Independen Listeng Resmi Ditolak Bawaslu Kota Blitar

"Beliau-beliau titip karena ini kondisi pandemi maka lebih banyak kegiatan disertai santunan dan berbagi," tuturnya.

Bentuk santunan pun dikatakan Sanusi bahwa itu dilakukan semampunya dan semaksimal mungkin di setiap kegiatan-kegiatan yang mayoritas melibatkan kaum dhuafa dan anak yatim piatu.

"Setiap kegiatan saya sertai dengan santunan agar meringankan beban sesama," terangnya.

Sebagai informasi bahwa Bapaslon SanDi disokong dengan kekuatan partai politik (parpol) pengisi kursi parlemen berjumlah enam parpol. Di antaranya terdapat PDI Perjuangan, Partai NasDem, Partai Gerindra, Partai Golkar, PPP dan Partai Demokrat.

Selain koalisi parpol pengisi parlemen terdapat tambahan parpol non-parlemen seperti PSI yang telah menyatakan dukungannya terhadap Bapaslon SanDi. Serta ditambah dengan simpul-simpul suara yang telah dibentuk oleh Malang Makmur.