Suasana Rapat Paripurna di gedung DPRD Trenggalek
Suasana Rapat Paripurna di gedung DPRD Trenggalek

Memasuki babak selanjutnya, rapat paripurna dengan penyampaian pendapat bupati atas pandangan umum fraksi selesai tergelar di gedung DPRD Trenggalek. Dalam penyampaian jawaban bupati kali ini, fokus pada pemulihan ekonomi dan penanganan Covid-19.

"Pada umumnya, semua fraksi sudah terima dengan penyampaian jawaban bupati. Namun ada beberapa point yang tidak bisa dibahas sekaligus dalam forum paripurna," ujar Ketua DPRD Trenggalek Samsul Anam, Senin (14/09/2020).

Baca Juga : Lawan Kotak Kosong, Pilbup Kediri Hanya Munculkan Satu Pasangan Calon

Lanjut Samsul, seperti pembahasan pendapatan APBD induk, dan refocusing anggaran harus di bahas secara terpisah, artinya dibahas dalam rapat komisi DPRD Trenggalek bersama badan anggaran (Banggar).

"P-APBD harus kita cermati, apakah target kita bisa terlampaui mengingat kondisi tahun ini belum juga pulih," tutur Samsul Anam usai pimpin rapat.

Hal senada sama juga dilontarkan Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin. Menurut Bupati Trenggalek, pihaknya saat ini masih fokus pada pemulihan ekonomi dan penanganan Covid-19 secara keseluruhan.

"Kita fokuskan penggunaan APBD yang mana tahun ini merupakan akhir dariĀ (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) RPJMD yang lima tahun lalu kita sepakati," jelas Moch. Nur Arifin.

Baca Juga : Arifin-Syah Sebut Negatif Covid, Siapa Calon di Trenggalek yang Positif?

Dengan adanya fokus pemerintah daerah saat ini, diharapkan APBD Trenggalek bisa terserap dengan maksimal sesuai dengan perencanaan.