Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar saat melantik pejabat Pemkot Kediri. (Foto : istimewa)
Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar saat melantik pejabat Pemkot Kediri. (Foto : istimewa)

9 Pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Kediri diambil sumpah oleh Walikota Abdullah Abu Bakar, di Ruang Joyoboyo Balaikota Kediri, Rabu (16/9/20).

Pejabat yang dilantik terdiri dari 4 pejabat struktural dan 5 pejabat fungsional. Pejabat tersebut mengisi 4 jabatan pengawas dari Dispendukcapil, 2 jabatan fungsional pengelola pengadaan barang/jasa ahli pertama dari Bagian Pengadaan Barang/Jasa, 1 jabatan fungsional pengelola pengadaan barang/jasa pertama dari Dinas PUPR, 1 jabatan fungsional dokter ahli pertama dari RSUD Gambiran, serta 1 jabatan fungsional guru ahli utama dari Dinas Pendidikan.

Baca Juga : Sensus Night di Lumajang, Sasarannya Tunawisma

Prosesi pengambilan sumpah dan pelantikan pun berlangsung khidmat dan lancar. Protokol kesehatan pun dijalankan dengan menjaga jarak antar pejabat yang dilantik dan wajib menggunakan masker.

Di hadapan para pejabat yang telah dilantik tersebut, Abdullah Abu Bakar menyampaikan beberapa hal. Di antaranya, sebagai ASN harus memberikan pelayanan yang cepat dan tepat kepada masyarakat. 

“Saya mengucapkan selamat kepada Bapak dan Ibu yang hari ini telah dilantik mudah-mudahan amanah ini dapat dijalankan sebaik-baiknya. Saat ini kita merasakan bersama-sama bahwa dunianya sudah berubah dan sudah terdisrupsi juga. Masyarakat kita juga sudah teredukasi semua. Bapak Ibu juga sudah tahu semua masyarakat maunya dilayani dengan cepat dan tepat. Ini yang harus menjadi catatan kita bersama,” ujarnya.

Abdullah Abu Bakar mengatakan saat ini semua OPD juga harus menyesuaikan diri terhadap hal-hal yang terbarukan saat ini. Semua harus disinergikan dan terkoneksi. Untuk pekerjaan-pekerjaan yang tidak bisa tersentuh gunakan aplikasi. 

“Itu adalah kuncinya, karena apapun yang kita lakukan pasti akan dilihat baik secara langsung maupun tidak langsung oleh masyarakat. Setiap hari saya selalu menerima aduan-aduan kecil melalui media sosial. Yang tidak nampak adalah direct messages kalau yang nampak yaitu yang ada di komen. Kalau masyarakat komen dan tag @jokowi begitu ya langsung diterima Presiden. Semuanya menjadi cepat menjadi berubah. Saya mengajak Bapak dan Ibu sekalian termasuk diri saya untuk berubah. Kalau bisa cepet kerjanya, kalau bisa pakai aplikasi ya pakai aplikasi,” ungkapnya.

Terakhir, walikota yang akrab disapa Mas Abu ini mengajak semua OPD untuk mewujudkan tagline Harmoni Kediri dan Kediri The Service City dengan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Kemudian juga harus didukung dengan kerja yang inovatif. 

Baca Juga : Pemkot Malang Siapkan Insentif untuk Veteran

“Kerja kita, esensi kerja kita, frekuensi kita supaya kita samakan. Karena ke depan tantangannya akan semakin berat. Tapi tenang saja kalau kita bisa bersinergi bersama-sama, team work jalan maka akan jauh lebih ringan lagi. Mudah-mudah Allah selalu melindungi kita semua,” pungkasnya.

Pengambilan dan pelantikan pejabat struktural dan fungsional ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Kediri Budwi Sunu, Asisten, dan Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Kediri.