Bacabup dari jalur perseorangan Heri Cahyono (tengah) didampingi oleh Ketua Tim Kerja Malang Jejeg, Soetopo Dewangga (kanan) menunjukkan hasil rapid test dan swab test, Selasa (22/9/2020). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTimes)
Bacabup dari jalur perseorangan Heri Cahyono (tengah) didampingi oleh Ketua Tim Kerja Malang Jejeg, Soetopo Dewangga (kanan) menunjukkan hasil rapid test dan swab test, Selasa (22/9/2020). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTimes)

KPU (Komisi Pemilihan Umum) Kabupaten Malang mengeluarkan siaran pers pada tanggal 21 September 2020 yang menerangkan bahwa jadwal tes kesehatan Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) atas nama Heri Cahyono-Gunadi Handoko ditunda.

Dalam rilisnya disebutkan bahwa penundaan jadwal tes kesehatan jasmani, rohani dan tes penyalahgunaan narkotika yang dilakukan oleh KPU berdasarkan Peraturan KPU Nomor 10 Tahun 2020 pada Pasal 50 C ayat (1).

Baca Juga : PBNU Minta Pilkada Ditunda, Ini Respons Bacabup Malang yang juga Warga Nahdliyin

Pasal tersebut berbunyi, KPU Provinsi atau KPU Kabupaten/Kota menunda tahapan pemeriksaan kesehatan jasmani, rohani dan bebas penyalahgunaan narkotika bagi Bakal Pasangan Calon atau salah satu Bakal Pasangan Calon yang dinyatakan positif Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Perihal pers rilis yang dipublish melalui website KPU Kabupaten Malang membuat Bapaslon dari jalur perseorangan bereaksi. Heri Cahyono atau yang akrab disapa Sam HC selaku Bakal Calon Bupati (Bacabup) mengatakan bahwa hasil dari swab test yang dilakukannya secara mandiri tidak terdeteksi Covid-19.

"Saya uji swab di Laboratorium Prodia, hasilnya negatif. Tes terakhir yang kita anut benar, saya bebas Covid-19," ungkapnya dalam konferensi pers di salah satu warung yang berlokasi di Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Selasa (22/9/2020).

Sam HC pun menjelaskan kronologi awal bahwa tersiar rumor bahwa dirinya terkonfirmasi positif Covid-19. Mulanya pada tanggal 16 September 2020 Sam HC melakukan tes swab di Rumah Sakit Lavalette, Kota Malang.

"Tanggal 16 (September, red) saya tes swab di RS. Lavalette hasilnya keluar tanggal 18 bahwa positif Covid-19. Saya nggak percaya pada tanggal yang sama (18/9/2020) saya rapid test hasilnya non reaktif," jelasnya.

Untuk memastikan kondisinya yang pada saat tes swab di RS. Lavalette kondisi dirinya diakui memang tampak kelelahan, akhirnya Sam HC megonsumsi asupan makanan yang sehat dan vitamin.

"Tanggal 19 September swab test di Laboratorium Prodia, keluar tanggal 21, hasilnya negatif. Tidak terpapar Covid-19," ungkapnya.

Mendapati hasil rapid test dan swab test yang dilakukan oleh Sam HC di tempat yang berbeda dan menunjukkan hasil non reaktif serta tidak terdeteksi Covid-19, akhirnya Sam HC pun bertanya-tanya.

"Yang menjadi pertanyaan ketika dikatakan positif, tidak ada satupun instansi yang menghubungi saya dan keluarga saya. Tidak ada yang diisolasi, keluarga maupun tim," herannya.

Hasil salinan swab test yang dilakukan kedua kalinya pun dikatakan oleh Sam HC bahwa telah diserahkan kepada KPU Kabupaten Malang untuk menguatkan hasil swab test yang menunjukkan Sam HC tidak terdeteksi Covid-19.

Baca Juga : Aktivis Kompak Tuding Tahapan Pilbup Sumenep Mencederai UU dan Reformasi

"Hasilnya kita serahkan tanggal 21 kemarin sekitar jam 9 malam," ujarnya.

Sementara itu, Bapaslon perseorangan yang diusung oleh koalisi tim pemenangan Malang Jejeg ini melalui Ketua Tim Kerja Malang Jejeg, Soetopo Dewangga mengatakan bahwa selain Sam HC yang telah dinyatakan tidak terdeteksi Covid-19, Bakal Calon Wakil Bupati (Bacawabup) Gunadi Handoko pun mendapat hasil yang sama.

"Pak Gunadi melakukan uji swab di Rumah Sakit UB (Universitas Brawijaya, red) dan hasilnya negatif, tidak terdeteksi Covid-19," terangnya.

Soetopo pun malah bertanya-tanya terkait siaran pers yang dikeluarkan oleh KPU Kabupaten Malang mengenai penundaan tes kesehatan Bapaslon perseorangan. "Tapi waktu ada kesalahan terkait verifikasi faktual perbaikan tidak ada siaran pers seperti ini. Inilah yang membuat kita semua bertanya-tanya, ada apa ini?" tuturnya.

Sedangkan Tim Hukum Malang Jejeg, Fransiscus Setiadi mengatakan bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan swab test kepada Sam HC untuk memastikan kembali kondisi Sam HC terkait Covid-19.

"Karena ini terkait hal politik, kami memastikan kembali dengan tes swab kembali. Dalam satu dua hari ini kami akan melakukan swab test," jelasnya.

Frans -sapaan akrabnya- berharap agar nantinya, hasil yang diterima tetap konsisten dengan menunjukkan tidak terdeteksi Covid-19. "Mudah-mudahan konsisten, negatif Covid-19," pungkasnya.