Penandatanganan naskah MoU antara Dispendukcapil Kab Blitar dengan Pemdes Sanankulon.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)
Penandatanganan naskah MoU antara Dispendukcapil Kab Blitar dengan Pemdes Sanankulon.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)

Inovasi dan terobosan di bidang pelayanan publik tak henti-hentinya dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar. Di bidang kependudukan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) melakukan gebrakan dengan meluncurkan layanan Salam Empat Jari.  

Melalui layanan Empat Jari Dispendukcapil melimpahkan sebagian wewenang pelayanan adminduk kepada pemerintah desa (pemdes). Di mana layanan ini pun secara langsung dilaunching oleh Bupati Blitar Rijanto di Desa Sanankulon, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, Rabu (23/9/2020). 

Baca Juga : Dispertapa Pemkab Blitar Bekali Petani Tembakau dengan Pelatihan Pupuk Organik

Dengan launching ini, Desa Sanankulon menjadi desa pertama di Kabupaten Blitar yang memberikan pelayanan adminduk di kantor desa. 

Layanan Salam Empat Jari mengusung slogan Datang, Verval, Cetak, Serah. Cukup dengan empat menit saja, Akta lahir, Akta Kematian, KK dan e-KTP bisa selesai diurus di kantor desa. 

Dalam kesempatan ini, Dispendukcapil Kabupaten Blitar dan Pemerintah Desa Sanankulon menandatangani naskah kerjasama. Naskah kerjasama ditandatangani Kepala Dispendukcapil Kabupaten Blitar Luhur Sejati dan Kepala Desa Sanankulon Eko Triono, dengan disaksikan Bupati Blitar Rijanto. 

Hadirnya layanan Salam Empat Jari semakin melengkapi inovasi program pelayanan Dispendukcapil Kabupaten Blitar. 

Sebelumnya Dispendukcapil telah meluncurkan program-program inovatif yang telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.  Diantaranya Drive Thru (pelayanan pencetakan e-KTP keliling), Jemput bola (pelayanan adminduk pengambilan berkas pemohon di kantor desa), Aplikasi E-SIAP (pelayanan kependudukan online melalui ponsel android), Alashar (Akte lahir terbit sebelum Ashar), Kawin Terbaik (penyerahan akta perkawinan dan pemberikan KTP, KK serta plakat ucapan selamat dari Bupati setelah pelaksanaan ikrar/ijab), Akam (akte kematian terbit sebelum pemakaman).

 “Layanan Salam Empat Jari ini merupakan terobosan dari Dispendukcapil untuk melayani masyarakat di bidang adminduk. Inovasi-inovasi dari Dispendukcapil tiada henti demi mempermudah pelayanan kepada masyarakat. Dengan Salam Empat Jari ini, pelayanan adminduk cukup di Kantor Desa Sanankulon sehingga masyarakat tidak perlu lagi bolak-balik ke Kantor Dispendukcapil di Kanigoro,” ungkap Rijanto. 

Dalam kesempatan ini, orang nomor satu di Kabupaten Blitar meminta kepada seluruh komponen di Desa Sanankulon untuk menginformasikan Salam Empat Jari kepada seluruh masyarakat. Bahwa saat ini layanan adminduk di Desa Sanankulon cukup di kantor desa dan gratis. 

“Saya mohon bantuanya para tokoh masyarakat, takmir masjid hingga ketua RT di Desa Sanankulon agar informasi ini disebarluaskan. Dengan Salam Empat Jari ini masyarakat sangat-sangat diringankan. Pelayanan adminduk cukup di kantor desa dan gratis. Pelayanan semakin dekat, praktis dan tidak pakai biaya,” tegas bupati yang dikenal peduli dan dekat dengan rakyat. 

Di kesempatan yang sama, Kepala Dispendukcapil Kabupaten Blitar Luhur Sejati, menyampaikan, Desa Sanankulon menjadi desa pertama di Kabupaten Blitar yang melayani administrasi kependudukan di tingkat desa. 

Secara tegas pihaknya memberi apresiasi dan pujian kepada Kades Sanankulon sebagai kades muda yang kreatif, inovatif dan kaya gagasan sehingga program kerjasama antara Dispendukcapil dan Desa Sanankulon di bidang adminduk bisa terealisasi. 

“Hari ini telah lahir anak pertama yang melayani kepengurusan adminduk di tingkat desa. Pak Kades Sanankulon sangat luar biasa, memiliki komitmen tinggi memberikan pelayanan kepada masyarakatnya. Komitmen tersebut dibuktikan dengan memasang banner-banner layanan adminduk di kantor desa dan gratis. Kami ucapkan terimakasih kepada Pak Kades, telah lahir anak pertama di Sanankulon,” kata Luhur.

Dikatakannya, dengan hadirnya layanan Salam Empat Jari maka pelayanan adminduk bukan barang sulit dan panjang lagi bagi masyarakat Desa Sanankulon. 

Baca Juga : Panen Raya Melon di Sumberkembar, Bupati Rijanto Puji Produktivitas Petani Milenial

Luhur juga berjanji ke depan akan terus bersinergi dengan Pemerintah Desa Sanankulon untuk menciptakan layanan adminduk prima yang membahagiakan masyarakat. 

“Warga tidak perlu wira-wiri lagi, pelayanan cukup di kantor desa. Layanan adminduk tingkat desa di Sanankulon juga diperkuat dengan nomor call center dari desa di mana masyarakat yang ingin urus adminduk cukup dikirim ke WA call center kantor desa, diproses dan kekuranganya akan dijemput oleh pihak desa. Ini bagus sekali dan ke depan kita akan terus jalin kerjasama dengan Pemdes Sanankulon hingga pelayanan adminduk di sini benar-benar bagus,” tegasnya. 

Lanjutnya, setelah Desa Sanankulon, layanan Salam Empat Jari akan menyasar desa-desa lain di Kabupaten Blitar. Diantaranya yang saat ini menunggu adalah Desa Rejowinangun, Kecamatan Kademangan, dan seluruh desa di Kecamatan Wates.

“Desa-desa lain akan kita segerakan. Nah, untuk kecamatan Wates kami akan segera ke sana. Kita akan cek kemauan dan integritas program dari masing-masing desa,” ujarnya.

Diharapkan ke depan hadirnya layanan Salam Empat Jari di tingkat desa akan membuat pelayanan Dispendukcapil semakin dekat dengan masyarakat. Disamping itu, dengan hadirnya pemohon di tingkat desa akan membuat antrian di Kantor Dispendukcapil semakin sepi.

“Contoh seperti hari ini, cetak di Sanankulon sudah di desa, sudah tidak di kantor kami lagi. Kantor kami semakin sepi dari antrian, yang rame di kantor kami adalah data. Saya ucapkan terimakasih kepada Desa Sanankulon yang telah memproklamirkan diri memberikan pelayanan adminduk secara gratis di tingkat desa . Tugas dari pemerintah daerah adalah mendukung, memfasilitasi dan merealisasi program dari desa,” tandasnya.

Layanan Salam Empat Jari disambut secara sukacita oleh masyarakat Desa Sanankulon. Masyarakat merasa senang karena saat ini untuk mengurus Akta lahir, Akta Kematian, KK dan e-KTP cukup di kantor desa. 

“Kami sangat senang dan bersyukur, kerjasama dengan Dispendukcapil bisa terealisasi. Ini selain mengurangi antrian di kantor Dispendukcapil, juga efisiensi waktu bagi warga kami sehingga mengurangi waktu yang terbuang,” ucap Kades Sanankulon Eko Triono.

Setelah launching Layanan Salam Empat Jari oleh Bupati Rijanto, kegiatan di Desa Sanankulon dilanjut Dispendukcapil dengan menggelar Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Layanan Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Agenda ini diikuti perangkat desa, togatomas dan unsur komponen masyarakat lainya dari Desa Sanankulon.(Adv)