Ilustrasi kevin (jatimtimes)
Ilustrasi kevin (jatimtimes)

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Blitar melaksanakan pengebutan perekaman e-KTP jelang Pilkada Kota Blitar 9 Desember mendatang. Sasaran perekaman adalah warga yang berusia 17 tahun ke atas. Hal dilakukan agar jumlah masyarakat yang berpartisipasi pada Pilkada Kota Blitar bisa maksimal.

Plt Kepala Dispendukcapil Kota Blitar, Imam Muslim mengungkapkan di Kota Blitar ada sekitar 2.000 warga usia 17 tahun ke atas yang belum melakukan perekaman e-KTP. Namun demikian pihaknya memastikan jumlah ini sudah berkurang dimana pada Juni lalu ada sekitar 5.000 orang yang belum memiliki e-KTP. 

Baca Juga : Bersahabat dengan Alam, Dispertapa Pemkab Blitar Ajak Petani Praktik Buat Pupuk Organik

“Agar bisa optimal dalam perekaman e-KTP, kami gencar jemput bola dengan mendatangi kelurahan se Kota Blitar. Jemput bola kami laksanakan dengan mobil adminduk. Langkah ini dilakukan agar perekaman segera tuntas. Selain itu juga untuk memudahkan masyarakat, mengingat pelayanan dinas sempat terkendala akibat pandemi Covid-19,” ungkap Imam Muslih dilansir BLITARTIMES dari laman situs resmi Pemkot Blitar, Kamis (24/9/2020). 

Dikatakannya, gencarnya program jemput bola dengan turun ke lapangan tidak mempengaruhi kualitas pelayanan di kantor Dispendukcapil Kota Blitar. Imam memastikan pelayanan di kantor Dispendukcapil tetap maksimal. “Meski sebagian dilakukan di lapangan, namun pelayanan di kecamatan dan di kantor dinas tetap berjalan normal. Kami menargetkan gerakan jemput bola ini tuntas pada 3 Desember 2020,” tegasnya. 

Lebih dalam Imam menyampaikan, dalam waktu dekat pihaknya juga akan melakukan penyisiran. Ini dilakukan sebagai antisipasi adanya warga usia lansia mengalami kesalahan data. “Penyisiran juga untuk mengetahui warga yang pindah domisili atau baru menetap di Kota Blitar,” pungkasnya.