Pasar Wisata Sidomulyo. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Pasar Wisata Sidomulyo. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

Sudah tiga tahun lamanya, pasar wisata Sidomulyo di Desa Sidomulyo, Kecamatan Batu, belum bisa disinggahi oleh semua pedagang. Pasalnya, rolling door hingga saat ini belum terealisasi. Namun akhirnya setelah menanti cukup lama, rolling door itu sudah masuk dalam Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) tahun 2020.

Pemasangan rolling door untuk pasar wisata Sidomulyo itu dialokasikan anggaran sejumlah Rp 439 juta. Hingga saat ini proyek rolling door itu sudah masuk dalam tahap lelang.

Baca Juga : Renovasi 6 Pasar Pemkab Bangkalan Habiskan Anggaran Rp 2 Miliar

“Untuk rolling door pasar wisata Sidomulyo itu sudah masuk dalam tahapan lelang. Ya semoga sisa waktu tiga bulan bisa segera dipasang,” ungkap Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso. 

Tentunya pemasangan rolling door ini sudah sangat diharapkan oleh para pedagang yang ada di sana. Sebab sejak tahun 2018 hanyalah sebuah wacana belaka. Sebab tanpa adanya rolling door itu bisa membahayakan dagangan mereka.

Sementara itu pasar wisata Sidomulyo itu dibangun pada tahun 2017 silam, dibangun dengan desain terbuka. Kios yang dibangun sejumlah 30 unit memiliki ukuran, lebar 3 meter dan panjang 3 meter. Warna cat tembok pasar ini yakni peach, perpaduan hijau dan merah. Lalu di dinding depan pasar ini ada lukisan-lukisan seperti bunga mawar dan sayur-sayuran. 

Pembangunan pasar  ini merupakan pasar wisata pertama di Kota Batu. Pembangunan pasar itu bertujuan untuk meningkatkan perekonomian warga sekitar. Di mana, anggaran pembangunan pasar wisata Sidomulyo tahun 2017 itu sejumlah Rp 1,5 miliar. Hasil lelang terserap Rp 1,35 miliar.