JATIMTIMES - Jalan Curah Mayit di Desa Randuagung, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang longsor dan membuat lalu lintas terhambat. Menurut warga sekitar, longsornya jalan tersebut sudah dua minggu yang lalu, tepatnya pada Selasa (15/3/2022) dan hingga kini belum ada penanganan dari pemerintah setempat.
Lambannya penanganan jalan ini disesalkan beberapa pengguna jalan yang menggantungkan jalan tersebut sebagai jalur transportasi utama.
Baca Juga : Ini Respon CEO Indodax Soal Pasokan Bitcoin dan Ethereum yang Berkurang
Seperti yang diungkap salah seorang pengguna jalan Curah Mayit yang bernama Khodiri (28). Ia mengaku memakai jalan itu karena akses tercepat menuju Kota Lumajang.
"Jalan ini yang menjadi akses tercepat menuju Kota Lumajang. Ada juga jalan tembusan Desa Kali Dilem, cuma lebih enak Jalan Curah Mayit ini," katanya, Selasa (7/4/2022).
Longsornya jalan ini menambah seramnya situasi jalan Curah Mayit tersebut karena di wilayah ini lampu penerangan jalan sering padam.
Hal senada diungkap seorang warga Desa Kedangmas, Kecamatan Randuagung yang bernama Hendra. Hendra mengatakan, Jalan Curah mayit ini memang Jalan yang paling banyak digunakan oleh masyarakat Kecamatan Randuagung karena itu perlu mendapat perhatian.
Baca Juga : Cari Solusi Jalan Rusak, Dishub Jember Ajak Rembuk Perusahaan Distributor dan Warga
"Saya rasa keluhan terkait jalan ini harus segera ditanggapi dengan serius oleh Pemerintah Desa. Karena tadi malam sudah beredar kabar kalau di lokasi ini ada yang sempat jatuh namun beruntung tidak sampai masuk jurang,” ujarnya.