Selama Tujuh Bulan,  Disporapar Catat 5,9 Juta Wisatawan Masuki Kota | Jatim TIMES
penjaringan-bakal-calon-jatimtimes099330c15d1b4323.jpg

Selama Tujuh Bulan, Disporapar Catat 5,9 Juta Wisatawan Masuki Kota

Aug 05, 2022 20:15
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang Ida Ayu Made Wahyuni saat ditemui di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kota Malang, Kamis (4/8/2022). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES) 
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang Ida Ayu Made Wahyuni saat ditemui di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kota Malang, Kamis (4/8/2022). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES) 

JATIMTIMES - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang mencatat, selama tujuh bulan berjalan di Tahun 2022, sebanyak 5,9 juta wisatawan memasuki Kota Malang. 

Hal itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disporapar Kota Malang Ida Ayu Made Wahyuni ketika ditemui di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kota Malang. Perempuan yang akrab disapa Dayu ini menuturkan, bahwa sebanyak 5,9 juta wisatawan tersebut terdiri dari wisatawan mancanegara dan nusantara. 

Baca Juga : Blusukan Ke Toko Sparepart, Polsek Karangjati Ajak Pedagang Jangan Jual Knalpot Brong

Angka 5,9 juta wisatawan yang memasuki Kota Malang di semester pertama ini telah mencapai target perencanaan wisatawan yang memasuki Kota Malang di tahun 2022. Bahwa dalam perencanaan yang dibuat pada tahun 2021 untuk target tahun 2022 yakni 1,9 juta orang wisatawan. 

"Target perencanaan di tahun 2021 untuk tahun 2022 itu ada 1,9 juta dengan asumsi pandemi masih ada. Ternyata, dari catatan dinas selama semester satu 5,9 juta dan wisatawan asingnya yang tercatat itu 105 orang," ungkap Dayu kepada JatimTIMES.com. 

Pihaknya menjelaskan, bahwa sebelum adanya pandemi Covid-19, jumlah wisatawan yang memasuki Kota Malang mencapai 6,5 juta. Artinya, dengan kondisi pandemi Covid-19 pada tahun 2022 ini, jumlah wisatawan yang memasuki Kota Malang hampir mendekati capaian jumlah wisatawan sebelum pandemi Covid-19. 

Lebih lanjut, pada tahun 2023 sesuai rencana strategis (renstra) pihaknya masih memasang target jumlah wisatawan yang memasuki Kota Malang sebanyak 1,9 juta orang. 

"Target tahun 2023 di perencanaan renstra itu 1,9 juta. Karena prediksi kita tahun 2023 Covid baru selesai. Sehingga pada saat menyusun perencanaan, targetnya 1,9 juta, tapi saya rasa 6 juta masuk," tutur Dayu. 

Sementara itu, untuk wisatawan mancanegara yang memasuki Kota Malang, Dayu menyebutkan mulai merata dari berbagai negara. Di antaranya, Belanda Malaysia, Timor Leste, Perancis, hingga Cina. 

Baca Juga : Canangkan Bulan Imunisasi Anak Nasional, Begini Pesan Bupati Gresik

Menurut Dayu, alasan Kota Malang menjadi pilihan destinasi wisata warga mancanegara, karena andalan dari Kota Malang yakni wisata heritage, wisata event dan wisata pendidikan. 

"Kalau wisatawan asing yang datang ke Kota Malang, dia bernostalgia. Dia mencari sejarah kawasan ini ceritanya kayak gimana sih. Pada prinsipnya mereka ke story telling," tutur Dayu. 

Salah satu lokasi yang saat ini menjadi tempat pilihan destinasi wisata para wisatawan asing yakni kawasan Jembatan Brantas. Di mana di lokasi tersebut tampak kawasan Kampung Warna-Warni dari atas jembatan. 

"Jadi dia lihat keunikannya. Memang dia sudah pernah googling, lihat di YouTube, tetapi kalau kita berbicara pariwisata kan experience, touch nya," pungkas Dayu. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Disporapar Kota Malang Ida Ayu Made Wahyuni

Berita Lainnya