27/01/2023 Sepak Bola Indonesia Butuh Figur yang Ikhlas, Berani, dan Mampu Mengelola | Jatim TIMES

Sepak Bola Indonesia Butuh Figur yang Ikhlas, Berani, dan Mampu Mengelola

Jan 23, 2023 22:48
Penasihat Paguyuban Suporter Laros Jenggirat (PSLJ) Banyuwangi Achmad Mustain (Foto; Nurhadi Banyuwangi TIMES)
Penasihat Paguyuban Suporter Laros Jenggirat (PSLJ) Banyuwangi Achmad Mustain (Foto; Nurhadi Banyuwangi TIMES)

Pewarta: Nurhadi Joyo | Editor: Yunan Helmy

JATIMTIMES - Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Indonesia sebenarnya memiliki kualitas pemain yang mampu bersaing di level Asia. Namun ada kendala non-teknis yang mengakibatkan Indonesia  belum berhasil menjadi juara di level Asia Tenggara.

Karena itu, agar program pembinaan dan peningkatan prestasi sepak bola nasional bisa berjalan baik dan maju, maka dibutuhkan figur ketua umum PSSI yang ikhlas, berani, dan mampu mengurai benang kusut yang terjadi di dunia sepak bola Indonesia saat ini.

Baca Juga : Ini Tantangan Berat Pelatih Bola Basket Pasca Pandemi Covid 19

Menurut penasihat Paguyuban Suporter Laros Jenggirat (PSLJ) Banyuwangi Achmad Mustain, dengan adanya rencana untuk menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI tahun ini, setidaknya ada 3 kelompok pemilik hak suara (voters).

“Saat ini pemilik hak suara pemilihan ketua umum PSSI paling tidak ada 3  kelompok. Yaitu kelompok yang mendukung ketua umum  saat ini, kelompok yang menginginkan perombakan total, dan kelompok yang netral atau kelompok yang belum menentukan pilihan,” jelas pria yang akrab disapa Tain Laros itu, Senin (23/01/2023).

Mantan pemain Persewangi Banyuwangi itu menuturkan, figur ketua umum PSSI mendatang, selain memenuhi persyaratan yang ditetapkan, juga diharapkan sosok yang berani berhadapan dengan para pemilik klub, perangkat pertandingan, dan stake holder terkait lain yang selama ini disinyalir tidak menjalankan aturan main FIFA dengan benar.

“Tanggapan saya terhadap figur ketum PSSI mendatang, berani apa tidak melakukan perombakan total pembinaan sepak bola Indonesia. Selanjutnya dengan keberanian yang dimiliki, mampu apa tidak figur itu menghadapi para pelaku sepak bola yang selama ini menikmati dan mendapatkan manfaat dari kondisi yang ada,” ucapnya.

Tain Laros mencontohkan, sebelum memutar kompetisi resmi, PSSI sebaiknya secara profesional dan transparan melakukan verifikasi persyaratan yang dipenuhi oleh klub, mulai legalitas, supporting, sumber dana dan persyaratan lain sesuai aturan FIFA. Sehingga tidak terjadi lagi kasus dugaan pengaturan skor atau tindak kecurangan, klub yang tidak bisa membayar gaji pemain, dan lain sebagainya.

Baca Juga : Anies Baswedan Jadi Sorotan karena Kaus yang Dipakai, NasDem Buka Suara

Tain menambahkan, ibarat sebuah bangunan, sepak bola nasional saat ini kondisinya hancur dan rusak parah. Hal tersebut terjadi karena disinyalir proses awal pemilihan ketum PSSI yang tidak benar.

“Apabila awalnya sudah salah, tunggu saja masalah yang terjadi pertama, kedua dan seterusnya sampai masa baktinya berakhir. Makanya kami yang ada di ujung timur Pulau Jawa berharap figur ketum PSSI mendatang adalah sosok yang ikhlas, berani, dan mampu merombak kondisi yang ada serta menjadikan sepak bola nasional yang lebih baik maju dan mampu bersaing di level dunia,” pungkas Tain Laros.

Judul berita Sepak Bola Indonesia Butuh Figur yang Ikhlas, Berani, dan Mampu Mengelola.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Topik
pemilihan ketum pssi Persewangi Banyuwangi

Berita Lainnya